Wow,,, Pemdes Taiftob Bangun WC Dengan Anggaran 13 Juta

HALAMAN8.COM // SOE // TTS

Anggaran WC sehat di desa Taiftob, Kecamatan Mollo Utara,senilai 13 juta per unit dinilai tidak sesuai dan sangat memprihatinkan,lantaran tidak memiliki Bak tampungan dan di bangun asal jadi.

Membangun sebuah WC sehat dengan anggaran yang begitu besar, apalagi menelan anggaran 13 juta per unit tentu penilaian nya pasti di akan bagus., Kendati demikian, penampakan dari luar ternyata sangat berbeda jika telah berada di dalam toilet tersebut. Terlihat kloset duduk hingga tempat cuci tangan ternyata sangat kotor. Lebih mengagetkan lagi, toilet itu belum dialiri air,lantaran tidak memiliki Bak tampungan.

Sesuai investigasi media ini,tepatnya pada selasa (15/11/2022), mendapati beberapa WC yang dibangun pemerintah Desa Taiftob, dinilai tidak sesuai dengan anggaran sebesar 13 juta.

Berdasarkan pantauan wartawan di Kantor Desa Taiftob, kecamatan Mollo Utara, fasilitas toilet yang baru dibangun oleh pemerintah desa Taiftob menelan anggaran 13 juta per unit, itu bersumber dari dana desa.

Saat wartawan melakukan konfirmasi dengan beberapa perangkat desa yang berada di kantor desa, lantaran kepala desa sendiri tidak berada di kantor desa, dan sedang berada di kantor kecamatan untuk urusan lain. Sehingga wartawan berusaha meminta penjelasan kepada sekretaris Desa dan beberapa perangkat desa, para perangkat bersama sekretaris desa dan BPD menjelaskan bahwa,sesuai pengetahuan mereka dana untuk membangun WC sehat itu menelan anggaran 13 juta, namun mereka meminta untuk wartawan melakukan konfirmasi langsung kepada kepala desa.

tak lama kemudian, sekretaris desa bersama para perangkat desa menunjukan langsung Rencana Anggaran Belanja (RAB) Desa. sehingga terbukti betul, pembangunan WC sehat itu menelan anggaran Rp. 13 Juta.

Terpisah,kepala desa Taiftob Oktovianus Sunbanu,S.Pd saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telefon, Kades sendiri mengakui pembangunan itu menelan anggaran Rp. 13 Juta, namun saat dikonfirmasi lagi terkait beberapa alasan, Kades sendiri enggan berkomentar. Dan meminta wartawan untuk bisa datang lagi ke kantor desa pada minggu depan.
“Ia kakak itu beta (saya) yang kerjakan, jadi nanti hari kamis beta (saya) ada sibuk karena anak mau wisuda, jadi nanti kalau bisa minggu depan kakak bisa turun”, ujar kades dalam sambungan telefon.(Rey-Ardi)

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar