Vendor ST Meminta Maaf Atas Semua Chat Yang Sudah Tersebar Dan Menyita Perhatian Publik

Nampak foto: ST salah satu Vendor PLN SOE

halaman8.com || SoE || TTS-

ST,salah satu Vendor PLN SoE akhirnya meminta maaf atas semua chatingan yang dinilai mengancam warga Desa Lakat,Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan yang ikut serta dalam Aksi Demo yang digelar Pospera dan Araksi.

Kepada Wartawan Jumat,30 September 2022 Di Caffe Tapaleuk Kota Soe. ST dalam tuturnya nya meminta maaf atas perilaku nya yang sudah menarik perhatian warga Net, Menurut ST bahwa,pihaknya tidak ada niat buruk atas pernyataan tersebut. Dengan demikian ST meminta warga Net untuk di maafkan.
“saya minta maaf atas perilaku saya yang sudah menyinggung perhatian dari berbagai pihak.Saya benar-benar hilaf , saya punya chat itu kalakar sajab dengan ibu wartawan,tapi mungkin saat chat pas dengan situasi yang lagi memanas sehingga dianggap serius”, Ujar ST.

Berita sebelumnya :

https://halaman8.com/2022/09/28/terbongkar-chat-yang-berisi-ancaman-dari-seorang-vendor-pln-soe-kepada-warga-desa-lakat/

Permintaan maaf disaksikan langsung, ketua Forwan TTS Bersama Anggota Dan ketua Araksi TTS Doni Tanoen.

Atas Pernyataan tersebut Ketua Arakasi TTS, Dony Tanoen berterimakasih karena saudara ST sudah berjiwa besar dan mengakui kesalahan sehingga Dari Araksi sendiri telah memaafkan ST. tambahnya Bahwa ini menjadi pembelajaran buat kita semua,tetapi untuk oknum vendor yang sudah ambil uang masyarakat dan tidak terpasang dan ada bukti maka yang  pasti akan diproses hukum.

Senada dikatakan ketua DPC Pospera TTS Yerim Yos Fallo,melalui pesan WhatsAp yang diterima media ini Yerim terkait chat yang beredar itu Ia sendiri juga memaafkan tetapi tidak melupakan  karena hal itu kita akan membuang waktu saja.

Menurut Yerim bahwa Ia sendiri lebih semangat dan fokus  melaporkan semua Oknum atau Perusahaan yang sudah mengambil uang masyarakat Puluhan Juta Rupiah di desa desa tetapi belum di pasang meteran listrik. Sehingga Sesuai arahan  kapolres TTS melalui Kabag Ops yang memberikan ruang untuk kita membawa bukti-bukti untuk dilaporkan agar di proses Hukum akan lebih baik.

Diberitakan sebelumnya : Warga net akhirnya di hebohkan kembali dengan sebuah chatingan yang berisi ancaman berat bagi masyarakat Desa Lakat, kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

chattingan tersebut mulai tersebar luas dan  diketahui oleh warga net, disaat warga desa Lakat yang didampingi Pospera TTS mendatangi kantor PLN Rayon Soe untuk melakukan demontstrasi pada 27/09/2022.

Dijelaskan salah Wartawati Spektrum NTT Mega Ngefak bahwa Kejadian itu bermula ketika pihaknya mengirimkan berita-berita terkait demonstrasi di Kantor PLN Soe pada beberapa hari lalu kepada salah satu oknum yang diketahui Ia adalah salah satu Vendor di TTS yang berinisial ST. lalu Oknum berinisial ST itu mulai mengirim pesan WhatsApp yang  diduga mengarah kepada ancaman bagi masyarakat.

Penulis : Ardi Selan
Editor   : Rhey Natonis

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar