Tekan Angka Stunting,Desa Noinbila Gandeng Kopernik Denpasar Gelar Pangan Include Dapur Hijau

HALAMAN8.COM – SOE – TTS

Songsong Kedaulatan Pangan Include Dapur Hijau Untuk Pemutusan Mata Rantai Stunting Bersama KOPERNIK Denpasar Di Desa Noinbila.

Selama tiga hari berturut-turut sejak tanggal 27-29 Maret 2023, masyarakat Desa Noinbila yang diwakili oleh Ibu-Ibu Hamil dan Para Kader Posyandu Desa Noinbila mendapatkan Penguatan Kapasitas oleh Yayasan KOPERNIK Denpasar-Bali dalam rangka memutuskan mata rantai Stunting di Desa Noinbila.

Kerja Sama Desa Noinbila dengan Yayasan KOPERNIK ini diwujudkan dalam bentuk Program Songsong Kedaulatan Pangan Demi Memutuskan Mata Rantai Stunting di Desa Noinbila.

Desa Noinbila saat ini tercatat sebagai salah satu Desa yang menyumbang angka Stunting terbesar di TTS.

Sesuai data terakhir ada tercatat 92 anak Stunting dan Gizi Buruk yang tersebar di tiga Dusun di Desa Noinbila.

“Angka Stunting di Desa Noinbila cukup meresahkan. bagaimana tidak? Desa yang terletak di pinggir Kota SoE ini masih menjadi salah satu Desa penyumbang angka Stunting yang tinggi.

Oleh karen itu di tahun 2023 awal ini, Saya sebagai Kepala Desa Noinbila Periode 2023-2028 ini mulai mencanangkan Program Kedaulatan Pangan Lokal Bernutrisi TERINCLUDE Program Dapur Hijau untuk menjadi terobosan memutuskan mata rantai Stunting di Desa Noinbila.”Kata Charles Lakapu.

Lebih lanjut, Charles Lakapu mengkritisi pola penanganan Stunting yang selama ini terimplementasi.

“Dana Desa untuk Stunting ini besar. bayangkan 88 juta terkucur hanya dengan memberikan makanan tambahan bagi anak-anak selama 90 hari, setelah selesai toh tidak ada Progress yang berdampak pada penurunan angka Stunting di Desa. Perlu terobosan inovatif yang baru untuk pemutusan mata rantai Stunting lewat Kedaulatan Pangan TERINCLUDE Dapur Hijau.” Tutur Kades Noinbila Charles Lakapu.

Charles Lakapu lebih lanjut menjelaskan bahwa sebagai fondasi awal, Desa bermitra dengan Yayasan Kopernik untuk pencerahan bagi Ibu-Ibu Hamil dan Ibu yang baru melahirkan tentang seribu hari pertama kehidupan.

“Terima Kasih untuk Rekan-Rekan dari Yayasan Kopernik yang bersedia bermitra dengan Desa Noinbila untuk sama sama memerangi Stunting di Desa Noinbila.

“Harapannya ke depan terobosan-terobosan inovatif di Desa Noinbila bisa memberikan dampak positif bagi Desa Noinbila untuk memutuskan mata rantai Stunting di Desa Noinbila’ Ujar Charles Lakapu.

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar