TEBAR PESAN PULIH BERSAMA, PMPB NTT GANDENG KIPDA TTS BUAT PENYULUHAN COVID-19 BAGI KAUM DIVABEL

Soe,halaman8.com

Jumat 10 Juni 2022.Perhimpimpun Masyarakat Penanggulangan Bencana (PMPB) NTT yang didukung oleh CWS Internasional lewat Proggram Pulih Bersama menggandeng Komite Penyandang Disabilitas (KIPDA) TTS inklusif mengadakan  Penyuluhan Pencegahan Penularan dan Penanganan Covid 19 bagi Penyandang Disabilitas yg sasarannya ada di dalam Kota SoE.

Kegiatan yang berlangsung hari ini Jumat 10 Juni 2022 Pukul 11:30-16:00 tersebut bertempat di Sekretariat KIPDA TTS inklusif dengan Alamat Depan SMK Kristen Harapan Soe Kelurahan Nonohonis Kecamatan Kota Soe diikuti oleh 25 Orang Penyandang Disabilitas yg berasal dari Kelurahan Nonohonis dan Pengurus Komite Penyandang Disabilitas TTS.

Penyuluhan diawali dengan Gambaran Proggram yang disampaikan oleh Maria Natalia Bau Mau yang adalah Projeckt Officer  PMPB di Kab TTS.Menurut Maria

“Kegiatan ini adalah Interactive sessions by local leaders and Comunity influencers dengan Tujuan untuk Meningkatkan Pengetahuan Kaum Divabel tentang Covid 19 dan Penyebarannya,Gejala Covid 19,Penyebab Covid 19,Promkes Covid, Mitos dan Fakta Covid dan Vaksin, alur mekanisme dan rujukan Covid bagi Penyandang Disabilitas di TTS yang juga adalah kelompok rentan “.Ujar mantan staf lapangan CWS Indonesia ini.

Kemudian dilanjutkan dengan Test awal untuk mengukur pemahaman awal peserta tentang Covid dan selanjutnya seasi penyuluhan /informasi yang sampaikan oleh Dua orang Pemateri masing – masing Imanuel Nuban Ketua KIPDA TTS inklusif dan Jefry Tse Koordinator KIPDA Kecamatan Amanuban Barat dan Kuatnana.

Dalam Penyampaian Materi Pertama oleh Imanuel yang mengulas sejarah Covid,apa Covid, jenis Covid, cara penularannya, kunci pencegahan,mengenal gejala umum dan khusus, dan tindakan yang dilakukan apabila terinfeksi.Adapun Point penting  yang harus dilakukan bila Penyandang Disabilitas terinfeksi.

“Garda terdepan adalah peran keluarga dari diva bel penyintas covid dengan pendampingan isolasi mandiri, pendampingan pemeriksaan di Rumah Sakit,pendampingan untuk minum obat, memberikan makanan yg bergizi, dan beristirahat yg cukup.Dan yg paling penting apabila taati prokes, ikuti aturan pemerintah, semua akan aman dari virus Covid 19 sehingga bisa beraktifitas dengan baik didalam dan di luar rumah”.Pungkas Ima.

Sementara itu Pemateri kedua, Jefry Tse mengulas tentang jenis-jenis vaksin, akses dan layanan vaksin yg aksesibilitas bagi penyandang Disabilitas, mitos dan fakta vaksin covid, dan cara menangkal berita hoax covid. Menurut Jefry yang menyoroti sarana dan aksesibilitas.

“Akses dan layanan vaksinasi Covid 19 yang perlu di sediakan oleh pemerintah dan lembaga non pemerintah bagi penyandang Disabilitas harus di lokasi yang strategis dan memiliki aksesibilitas yang ramah terhadap penyandang dan bukan sebaliknya “.Tutur Jefry.(Ima)

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar