Suami Terdaftar Sebagai Caleg, Ketua Bawaslu TTS Buat Surat Pernyataan Terbuka

halaman8.com – SoE – TTS –

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Desy Meryanto Nomleni, S.Pt, menyampaikan secara terbuka terkait keterlibatan suaminya, Wilson Santro Sanam, sebagai Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Partai Perindo.

Berdasarkan surat yang diperoleh media ini, Desi menguraikan bahwa, sesuai dengan Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Nomor 2 Tahun 2017, yang mengatur tentang Kode Etik dan pedoman perilaku bagi penyelenggara pemilu maka setiap Penyelenggara yang anggota keluarga dekatnya terlibat Politik Praktis maka diharuskan untuk mengumumkan secara terbuka kepada Publik.

“Untuk menerapkan prinsip penyelenggara pemilu maka penyelenggara pemilu wajib mengumumkan secara terbuka jika memiliki hubungan keluarga dengan calon, peserta pemilu dan tim kampanye. Sebagaimana di atur dalam pasal 8 huruf K Jo Pasal 14 uruf a peraturan dewan kehormatan penyelenggara pemilu Nomor 2 Tahun 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Penyelenggara Pemilihan Umum.”

Berikut surat Pernyataan Terbuka Ketua Bawaslu Kab. TTS.

PERNYATAAN TERBUKA KETUA BAWASLU KABUPATEN TTS PERNYATAN TERBUKA

Yang bertanda tangan dibawah ini

Nama : Desi Meryanto Nomleni, S.Pt

Pekerjaan : Ketua Bawaslu Kab.TTS

Alamat : Desa Oelbubuk Kecamatan Mollo Tengah Kabupaten TTS.

Dengan ini menerangkan :

1. Pasal 2 Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum Menyatakan Setiap Penyelenggara Pemilu wajib bekerja, bertindak, menjalankan tugas, wewenang dan kewajiban sebagai Penyelenggara Pemilu dengan berdasarkan Kode Etik dan Pedoman perilaku penyelenggara Pemilu, serta Sumpah/Janji Jabatan.

2. Pasal 6 Ayat 1 Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan ” untuk menjaga integritas dan profesionalitas, penyelanggara pemilu wajib menerapkan prinsip penyelenggara pemilu”

3. Untukmenerapkan prinsip penyelenggara pemilu penyelenggara pemilu mengumumkan secara maka wajib terbuka jika memiliki hubungan keluarga dengan calon, peserta pemilu, dan tim kampanye. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 8 huruf k Jo Pasal 14 huruf a Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum yang menyatakan :

Pasal 8 huruf k

“Dalam melaksanakan prinsip mandiri, penyelenggara pemilu bersikap dan bertindak…..k… menyatakan secara terbuka dalam rapat apabila memiliki hubungan keluarga atau sanak saudara dengan calon, peserta pemilu, dan tim kampanye”

Pasal 14 huruf A “Dalam melaksakan prinsip proporsional, penyelenggara pemilu bersikap dan bertindak : a.. mengumumkan adanya hubungan atau keterkaitan pribadi yang menimbulkan situasi dapat konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugas penyelenggara pemilu”.

4. Bahwa sebagai penyelenggara pemilu yang berintegritas dan professional dengan berpedoman pada kode etik dan pedoman perilaku sebagaimana dijelaskan pada point 3 (tiga) maka dengan ini saya sebagai Ketua Bawaslu menyatakan memiliki hubungan keluarga (suami) an. Wilson Santro Sanam yang saat ini adalah calon anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Perindo.

Demikian surat pernyataan ini dibuat untuk menjaga integritas dan profesionalitas penyelenggara pemilu.(Rey)

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar