Sadar Akan Peran Media Pada Pemilu 2024, Bawaslu TTS Gelar Media Gathering Yang Ke Tiga

Rhey Natonis

halaman8.com – SoE – TTS

Pada Rabu, 15 November 2023, Bawaslu Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menggelar Media Gathering yang ketiga kalinya guna membahas peran krusial media dalam Pemilu 2024. Acara ini berlangsung di Caffe Kebun Soe, Kabupaten TTS.

Meskipun Ketua Bawaslu TTS, Desi Nomleni, tidak dapat hadir karena tengah menjalani kegiatan di luar provinsi, pelaksana harian (PLH) Dedan Median Aty,S.Pd membuka acara ini dengan menekankan pentingnya sinergi antara Bawaslu dan media untuk memastikan transparansi dan informasi yang akurat dalam pemilihan.

” Kami sangat butuh teman-teman media untuk bisa bantu kami Menangkal Hoax di media sosial”,Ujar Dedan

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dion Kota, seorang wartawan di TTS, diundang sebagai pemateri. Dalam presentasinya, Dion Kota mengusung tema “Peran Media Dalam Pemilu” sesuai dengan kerangka yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan PKPU 15 Tahun 2023. Materi yang disampaikan memberikan wawasan mendalam tentang peran media dalam menyuarakan aspek-aspek krusial dalam proses pemilihan.

Kegiatan ini dihadiri oleh dua anggota Bawaslu, yakni Aryandi A. Amiruddin, ST, dan Longginus Ulan, SS, beserta para staf Bawaslu TTS. Tak kurang dari 20 wartawan dari 18 media cetak dan dua radio di Kabupaten TTS turut memeriahkan acara ini. Dalam suasana yang santai namun penuh makna, para peserta saling berbagi wawasan untuk memperkuat kolaborasi antara Bawaslu dan media demi pemilu yang berkualitas dan transparan.

Media Gathering ini menandai komitmen Bawaslu TTS dalam mengapresiasi peran penting media sebagai mitra kunci dalam menjaga integritas dan transparansi Pemilu 2024.

Picsart 23 11 15 19 09 16 8281700046587233
Foto : Bawaslu TTS Gelar Media Gathering yang ke dua di ,Caffe Kebun SoE

Sebagaimana diutarakan, Aryandi A. Amiruddin, ST dalam sambutannya bawah Peran media Sangat penting dalam pemilu 2024. Oleh karena itu sangat dibutuhkan peran media untuk membantu Bawaslu melakukan pengawasan terkait Pemilu 2024.

Peran media dalam pemilu menurut Aryandi bahwa bukan hanya mengawasi Peserta Pemilu tetapi juga ikut mengawasi penyelenggara,sehingga apabila ada kesalahan yang dilakukan penyelenggara maka bisa ditegur, ” Harapan besar kami, perhatian media jangan hanya Bawaslu tetapi bisa Sampai ke Kecamatan.Sehingga kalau ada kawan-kawan kami dikecamatan yang tidak netral bisa dilaporkan kepada kami untuk kami panggil”,Ujar nya.

Senada juga di katakan,Longginus Ulan, SS yang merupakan Kordiv penanganan pelanggaran dan penyelesaian sangketa dalam dalam sambutannya mengatakan bahwa, Peran Media sangat penting bagi Bawaslu, ” kita sadari betul ketika pada saat penertiban APK yang dilakukan Oleh Bawaslu TTSboafa beberapa hari lalu. Itu Teman- Teman Media sangat mengambil peran aktif dan membantu Bawaslu TTS dalam penertiban tersebut”, ujar mantan Wartawan senior di kabupaten TTS, Ongky Ulan dalam sapaan akrabnya.

Keduanya, Ongky dan Aryanadi berharap semoga kolaborasi dan kerjasama antar media dan Bawaslu TTS tetap terjalin sehingga bisa menciptakan Pemilu Damai pada tahun 2024 mendatang.

Ditambahkan Ongky bahwa terkait media Gathering pertama yang membahas tentang sangketa, Ongky menjelaskan hingga saat ini usai DCT pada pekan lalu, dari 624 orang Bacaleg yang terdiri dari 17 partai itu tidak ada. hal itu dipastikan karena saat ini tahap tersebut sudah melewati 3 hari.

Sedangkan Pemateri, Dion Kota dalam pemaparannya menggambarkan tentang asas, fungsi, hak, kewajiban dan fungsi Pers.sebagaimana di atur pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 Khususnya Pasal 6 tentang Pers nasional melaksanakan peranan dan Pasal 3 yang mengatakan Pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Sedangkan terkait Fungsi Media dalam kampanye Pemilu, ada 4 point penting yang digambarkan, Dion antara lain :

1. Melakukan pengawasan dalam kampanye pemilu:

Hal ini dilakukan guna memastikan jika kampanye berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Termaksud melakukan pengawasan terhadap peserta yang melakukan curi start.

Selain itu melakukan pengawasan kepada penyelenggara agar tidak tebang pilih dalam melakukan pengawasan ketika kampanye.

2. Media informasi. Media berperan dalam mendistribuai informasi terkait kampanye pemilu kepada masyarakat dan termaksud kepada peserta pemilu.

3. Menangkal Hoax. Peran penting media dalam kampanye adalah menangkal hoax. Dalam kampanye pemilu tak jarang peserta pemilu menggulirkan Informasi hoax untuk menyerang lawannya. Disini media memainkan peranan untuk menangkal informasi hoax ini dengan melakukan cross cek informasi dan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait untuk meluruskan informasi hoax tersebut.

4. Media sebagai sarana berkampanye. Dalam UU pemilu nomor 7 tahun 2017 dan PKPU 15 tahun 2023 pasal 26 juga diatur terkait salah satu metode kampanye adalah pemasang iklan kampanye di media. Baik media massa cetak, elektronik maupun media daring atau online.

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar