PIKUL ADAKAN WORKSHOP UBSP BAGI KELOMPOK PEREMPUAN MUDA TANI DARI 4 DESA DI NTT

Kupang, Selasa 24 /05/2022
Sejak januari 2019 lalu, Perkumpulan PIKUL dan OXAM bekerjasama dengan Komunitas petani di Kabupaten Kupang dan TTS atas dukungan dari Australia Aid dan Kementerian Sosial Republik Indonesia melaksanakan Proggram Komunitas Tangguh Iklim dan Bencana di Indonesia atau Indonesian Climate and Disaster Resilient Comunities (ICDR) lewat Penguatan Petani Muda Perempuan /Young Female Farmer (YFF).

Proggram ICDRC -YFF tersebut memiliki tujuan jangka panjang di tahun 2022, bagi masyarakat pedesaan dan perkotaan yang di targetkan di lokasi terpilih di indonesia dengan fokus pada perempuan dan Penyandang Disabilitas.

Aktifitas utama dari Proggram itu adalah pelatihan kepada petani muda perempuan tentang Pertanian Berkelanjutan, Penghidupan Berkelanjutan,Wirausaha Sosial, Pembukaan Akses Pasar terhadap Produk yang dihasilkan dan Penguatan bagi Pemerintah Desa untuk Perencanaan di Desa yang Sensitif Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim.

Kegiatan Worshop Aktivitas Pelibatan Sektor Swasta, Pelibatan Usaha Bersama Simpan Pinjam (UBSP) berlangsung hari ini Seelasa – Rabu, 24 sampai dengan besok 25 Mei 2022 Pukul 08 : 00 sampai dengan Pukul 16 : 00 di Hotel Neo Aston Kupang dengan melibatkan Wakil Petani Muda Perempuan dan Pemdes dari Desa Oh’aem 1 dan 2 Kabupaten Kupang dan Perwakilan dari Desa Bosen dan Desa Taiftob Kab TTS yang berjumlah 22 Orang.

Proses kegiatan yang diisi dengan Penyampaian beberapa materi dari Lembaga Pemberdayaan yang Konsen untuk Mendorong Dunia Usaha, Kopersi, Perbankan dan Perijinan.
Pada saat kegiatan berlangsung Penanggung Jawab Kegiatan Workshop , Asty Banoet memberi gambaran tentang alur kegiatan selama dua hari berlangsung.

“Kegiatan inti di hari pertama tersaji penyampaian materi dari Melky Koli Baran Direktur TPPS Larantuka tentang Pengenalan UBSP untuk kelompok di 4 Desa Mitra serta diikuti diskusi Tanya jawab. Kemudian ada Shering dari Koperasi Swastisari mengenai Sosialisasi Pengenalan Produk-produk yang ada di Koperasi Swastisari dan Pinjaman untuk Anggota.disambung lagi dengan Sosialisasi pengenalan akan produk – produk yang Bank NTT berikan sebagai dukungan untuk UMKM dan Poktan”.Ujar Staf Private Sektor Engagement ini.

Sementara itu pada seasi sharing dari Kopdit Swastisari dibawakan oleh Drs. Martinus Seran yang mensosialisasikan produk yang ada adalah simpanan saham, sibuhari, Simpan dan simpan plus, sisuka, dan Sipandik adalah produk untuk membantu usaha anggota agar ada manfaatnya.

“Manfaat menjadi Anggota Koperasi Swastisari tidak ada biaya administrasi bulanan, dapat asuransi jiwa saat meninggal, bunga pinjaman kecil, proses cepat dan persyaratan mudah.Simpanan Saham dilindungi Daperma. Pinjaman dilindungi Daperma .Dapat SHU. Dapat bunga simpanan yg tinggi diatas harga pasar. Dan Transaksi Online di semua Kantor Swastisari”.Pungkas Wakil Ketua 1 Kopdit Swastisari tersebut.

Di tempat yang sama salah seorang peserta dari Desa Taiftob Kecamatan Mollo Utara Kab TTS, Sisterince Tanesib memberikan atensinya perihal kegiatan hari ini yang diikutinya sangat menyenangkan dan begitu bermanfaat.

‘Saya sangat senang bisa belajar dan mengetahui atau mengenal UBSP serta manfaatnya. Ada sosialisasi tentang koperasi swastisari dan saya pun bisa tahu produk2 Bank NTT dan manfaatnya bagi kita kelompok usaha kecil”.(Ima//Red//Tim)

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar