Pemerintah Desa Meusin Diduga Mengatasnamakan Untuk Mengambil Hak Masyarakat

halaman8.com//SoE//TTS

Pemerintah pusat menginginkan terjadinya percepatan pembangunan di desa. Untuk mengatasi hal ini pemerintah memberikan dana desa yang turun langsung dari pusat ke desa yang dituju. Namun demikian dana desa yang besar harus dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran.

Nampak Foto:saat klarifikasi bersama Komisi II DPRD TTS

Kita tahu bersama, adanya Kepala Dusun untuk membina ketenteraman dan ketertiban, melaksanakan upaya perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan, menata dan mengelola wilayah. Mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayah kerjanya.

Namun di Desa Meusin, Kecamatan Boking, Kabupaten TTS, Provinsi NTT. Tindakan Pemerintah Desa bertantangan dengan harapan pemerintah pusat. Minggu, 21/08/2022. Pukul 11.05 WITA.

Kepala Dusun Dua atas Nama Eliaser Benu mengambil bantuan yang menjadi hak Kelompok Masyarakat terkhusus di Nunbena. Dalam waktu yang bersamaan, Ketua Kelompok Bernadus Timo kepada Media ini bahwa
“Bantuan untuk kelompok kami berupa babi sudah ada, tetapi Eliaser Benu selaku kepala dusun dua tidak mau berikan kepada kami kelompok, kepala dusun sudah siapkan tempat dirumahnya untuk merawat babi bantuan yang ada”

Lanjutnya, Beliau bilang semua babi yang ada biar di rumah saya, saya sudah siapkan kandang. Kalau mau masuk kelompok dan mau untuk rawat semua babi yang ada ini nanti datang rawat saja di rumah saya dan saat ini sudah banyak babi bantuan yang mati termasuk yang ada di bapak dusun.

Bersamaan dengan itu, Kepala Dusun Eliaser Benu kepada media ini bahwa
“Saya bukan mau rampas hak masyarakat, tetapi saya tidak bisa kasih semua babi yang ada untuk masyarakat karena masyarakat belum tau cara rawat, semua babi yang ada bisa mati”

“Kepala Dusun tidak mau kasih kami babi dengan beberapa alasan yakni 1. Kami belum bisa rawat babi yang seperti itu. 2. Biar dirumahnya supaya dekat air. 3. Nanti semua babi mati. Namun di sayangkan, kenapa di Kepala Dusun punya rumah yang bilang bisa semuanya tetapi kenapa ada yang mati juga.”Bernadus Timo”

Dengan Waktu yang bersamaan, Kepala Desa Meusin (Paulus Silla) kepada media ini melalu telepon seluler menyatakan bahwa
” Bapak Dusun su salah bertindak, sebenarnya bantuan itu menjadi hak masyarakat.

Dengan cara seperti ini, masyarakat beranggapan bahwa Pemerintah Desa Meusin mengatasnamakan masyarakat untuk kepentingan pribadi. (TIM)

 

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar