Menarik,Diluar Agenda Ketua DPRD NTT Datangkan Menteri P3A Di Desa Pusu Secara Bajakan

halaman8.com

Kunjungan Menteri P3A ke kabupaten Timor Tengah Selatan pada Rabu, ( 11 Mei 2022 ) sesuai jadwal yang disiapkan protokol ada beberapa tempat yang wajib dikunjungi Menteri P3A. menariknya, usai menggelar kegiatan di Kantor Bupati,Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni datangkan menteri P3A Di Desa Pusu,Kecamatan Amanuban Barat,Kabupaten TTS secara bajakan dan itu tidak ada pada agenda yang telah disiapkan protokol.

Tiba di kantor desa Pusu Menteri P3A yang didampingi Ketua DPRD NTT disambut dengan tarian ma’ekat oleh anak-anak dan diterima secara Natoni adat oleh para tua adat di desa Pusu.

Turut Hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, Wakil Ketua DPRD TTS Yusuf Nikolas Soru,SE Kadis P3A Kabupaten TTS, Linda Fobia dan beberapa pimpinan OPD. Kedatangan tersebut juga  disambut Kepala desa  Pusu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten TTS, Decky Liu, dan masyarakat Desa Pusu.

Kepala Desa Pusu,  Oktovianus Talan dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Menteri P3A RI yang sudah hadir di Desa Pusu, guna memperhatikan 102 balita yang mengalami stunting dan 25 ibu hamil yang saat ini berada di Desa Pusu, kecamatan Amanuban Barat.

Dilanjutkan Kades Kepada Menteri P3A dirinya meminta agar mereka diperhatikan dengan  bantuan program pemberdayaan untuk kaum perempuan dalam upaya penanganan dan pencegahan stunting karena saat ini mereka juga telah diperhatikan melalui Partai PDI Perjuangan.

Ketua DPRD Propinsi NTT, Emi Nomleni dalam sambutanya menyampaikan  bahwa kedatangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si  memang tidak ada dalam agenda untuk berkunjung ke desa Pusu, namun dirinya harus berusaha mendatangkan menteri P3A ke desa meski dalam bajakan, demi bertemu  para balita, penderita stunting  dan ibu hamil di wilayah tersebut.

Nampak Foto Ketua DPRD NTT saat memberikan sambutan kepada Masyarakat di Desa Pusu

lanjut Emi Nomleni yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur  bahwa, Desa Pusu juga sudah menjadi desa binaan PDI Perjuangan dalam upaya menurunkan angka stunting.dan sudah memberikan makanan tambahan selama tiga bulan untuk ibu hamil dan balita di desa itu.sehingga Ke depan, PDI Perjuangan juga akan menggelar pelatihan untuk para ibu agar bisa memanfaatkan bahan makanan yang ada di desa guna diolah menjadi bahan makanan tambahan karena selama ini desa tersebut juga telah di perhatikan melalui Partai PDI Perjuangan.

Oleh karena itu Emi juga berharap agar, kehadiran  menteri P3A di desa Pusu  bisa memberikan motivasi dan spirit bagi mesyarakat setempat.

sedangkan dalam sambutan menteri P3A Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.S,dirinya mengaku senang bisa bertemu dengan masyarakat desa, Dalam upaya menurunkan stunting, menurutnya untuk penangan stunting di TTS perlu  perlu kerja sama dari semua pihak, mulai dari pemerintah, pihak swasta, masyarakat dan para orang tua.

Sambutan Menteri P3A Di Desa Pusu

Pantauan wartawan Menteri P3A juga sempat berdiskusi dengan ketua Kader desa Pusu dan mempertanyakan segala  kebutuhan dan kendala yang dialami  pada beberapa posyandu di desa pusu.menurutnya P3A RI  juga telah membuat kesepakatan dengan kemendes RI sehingga segala kekurangan-kekurangan yang di alami posyandu akan dikordinasikan untuk segera melengkapi.

Menteri P3A  juga meminta kepada para suami untuk menjadi pendamping yang baik.dan bagi Para suami yang sulit untuk mengatasi kecanduan rokok agar pada saat merokok harus menghindari ibu-ibu yang sedang hamil.

Foto saat Menteri P3A dan Ketua DPRD NTT memberikan bingkisan simbolis kepada masyarakat desa Pusu

Usai pertemuan dengan masyarakat desa pusu,Menteri P3A RI didampingi ketua DPRR Provinsi NTT memberikan bingkisan secara simbolis kepada 25 Ibu hamil dan 102 bingkisan untuk para penderita stunting yang ada di desa Pusu.(Rey)

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar