Melalui Ajang Wirasakti Duthlon 2023 Para Legenda Lari 1980an Diberi Penghargaan

halaman8.com – SoE – TTS

Rhey Natonis 

Kedua legenda pelari dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Ibu Welmince Sonbai dan Ibu Katarina Nesimnasi, yang pada tahun 1980-an pernah menjadi kebanggaan daerah dengan prestasi gemilang mereka di berbagai kompetisi lari internasional, akhirnya mendapat pengakuan yang layak. Melalui ajang Wirasakti Duathlon 2023, Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi, Danrem Wira sakti, Brigjen TNI ,Fabriel Buyung Sikumbang,SH.,MH melalui Kasrem 161/Wirasakti Kupang, memberikan penghargaan istimewa kepada mereka.

Keduanya, yang selama ini terlupakan, akhirnya diberi penghargaan berupa uang tunai sebesar 5 juta rupiah oleh pihak militer. Selain itu, Bank NTT juga memberikan iPad kepada masing-masing pelari sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian luar biasa yang mereka torehkan di masa lalu.

Ibu Welmince Sonbai dan Ibu Katarina Nesimnasi, saat menerima penghargaan tersebut, mengungkapkan kebahagiaan mereka karena akhirnya perjuangan dan prestasi mereka diakui kembali oleh pihak terkait. Mereka mengungkapkan bahwa sejak dulu tidak pernah mendapatkan perhatian yang seharusnya, dan melalui ajang Wirasakti Duathlon 2023, mereka merasa dihargai kembali.

Kasrem 161/Wirasakti Kupang, Kolonel Cpl.Simon Petrus Kamlasi selaku ketua Panitia menyatakan bahwa penghargaan ini adalah wujud apresiasi atas dedikasi serta kontribusi yang luar biasa dari kedua legenda pelari ini dalam mengangkat nama baik Kabupaten TTS dan Nusa Tenggara Timur di kancah internasional.

Momen penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten TTS untuk menghargai serta mengikuti jejak prestasi sejarah yang telah diukir oleh Ibu Welmince Sonbai dan Ibu Katarina Nesimnasi.

Selain itu, dalam momentum tersebut, Kasrem Wirasakti juga memberikan penghargaan istimewa kepada Almarhum Eduardus Nabunome, putra asli TTS yang pernah mengguncang dunia lari. Meskipun sudah meninggal, dedikasi dan prestasi gemilang Eduardus tetap dihargai dan diberikan penghargaan melalui keluarganya.

Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi melalui media ini  menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini adalah penghormatan atas jasa dan prestasi yang telah dicapai oleh para atlet legendaris ini, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengikuti jejak perjuangan dan prestasi yang telah ditorehkan oleh mereka dalam dunia olahraga, khususnya dalam lari.

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar