Komisi DPRD TTS Sebut Pembangunan Trotoar Di Kota Soe Tak Punya Estetika

halaman8.com – SoE – TTS

Tepatnya Rabu ( 18 Oktober 2023 ) Komisi III DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan melakukan pemantauan pekerjaan Trotoar pada 3 segmen yang dikerjakan Oleh CV.Tirsha ,CV.Andalan 66 dan CV. Alfred.dalam 3 segmen pekerjaan Trotoar yang dikerjakan 3 CV dengan menelan anggaran kurang lebih 1,5 Miliar yang terbagi untuk 3 segmen itu dinilai tidak estetika.

“Ini kita lihat ini pekerjaan tidak ada estetika karena untuk Trotoar. ditambah lagi tidak ada pembuangan dan saluran air” Demikian secara tegas dikatakan ketua komisi III DPRD TTS, Dr.Marten Tualaka,SH.,M.Si, didampingi anggota nya Jean Neonufa dan Viktor Soinbala.selain itu juga dihadiri oleh Kabid Perumahan dinas PRKP TTS , Mell Kause Bersama Kontraktor dan Pengawas.

Dr.Marten Kemudian menyoroti perencana yang dinilai belum berpengalaman dalam penataan Kota.

“Ini perencananya dari mana,orang mana sehingga ini trotoar jadi seperti ini. Ini tidak ada estetika sama sekali. Memang kelihatannya kita ada bangun trotoar tapi bisa jadi begini. Kita bangun trotoar itu selain fungsi untuk pejalan kaki, kita juga harus lihat biar agak indah dipandang juga. Seorang perencana harus punya referensi cara menata kota itu seperti apa.model begini kita tidak mungkin rubah lagi karena sudah hampir selesai dan apabila kita bongkar masih membutuhkan biaya yang besar lagi”,cetus Marten.

Lebih lanjut Ketua Komisi III mengatakan, “Coba di design baik-baik dan dihiasi dengan batu warna yang dimiliki oleh kabupaten TTS ,Padahal kabupaten kita ini kabupaten yang terkenal dengan obyek wisata seharusnya keindahan kota jadi perhatian serius sehingga, selain terlihat indah kita juga beritahu kepada orang kalau TTS juga punya batu warna”,Ujar Marten.

Tampak Foto : Komisi III DPRD TTS SAAT MEMANTAU PEKERJAAN TROTOAR

Hal itu juga langsung ditanggapi oleh Kabid Perumahan dinas PRKP TTS ,Mell Kause bahwa terkait perencana pihaknya belum tau siapa perencanaannya karena,Mel sendiri merupakan Kabid yang Baru saja dilantik Bupati TTS pada Sebulan yang lalu .sehingga dirinya berjanji akan memberi informasi setelah mengetahui siapa perencana nya.

Sedangkan terkait Estetika Mel menjawab,”nanti kedepan kita design untuk Pot-Pot bunganya kalau bisa kita pakai batu warna dan corak khas kabupaten TTS sehingga terlihat bagus”,jelasnya.

Senada juga dikatakan CV.Andalan 66, Arifin Laning bahwa untuk pekerjaan tersebut CV.hanya mengikuti perencana yang sudah ada.

Ditambahkan ketua Komisi III DPRD TTS, Dr. Marten yang didampingi Anggotanya Jean Neonufa dan Viktor Soinbala bahwa untuk pekerjaan trotoar tersebut ada 2 hal yang disoroti selain Estetika,juga pembuangan dan saluran Air.

Selain itu komisi III juga menyoroti pohon – pohon besar yang ada di tengah Trotoar, menurutnya kedepan harus ditebang karena ketika pohon mulai membesar maka akan membuat trotoar pecah. Hal itu terbukti ketika komisi III menemukan satu pohon di Segmen 2 persisnya di bawah Masjid Al ikhlas Soe ,ada satu pohon yang membuat Trotoar yang baru dikerjakan itu pecah.

Untuk diketahui pekerjaan Trotoar tersebut terbagi dari 3 segmen. Segmen 1 dikerjakan dengan anggaran kurang lebih Rp. 500 juta dan dikerjakan oleh CV Andalan 66, sedangkan Segmen 2 bernilai 245 juta lebih dan dikerjakan oleh oleh CV Afret , sedangkan Segmen 3 bernilai 766 juta lebih dikerjakan oleh CV Trisha.(Rey)

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar