Ketua PGRI Kuanfatu Sesalkan Perbuatan Kepsek SD Yaswari Fatusahan

HALAMAN8.COM // SOE – TTS
Ketua PGRI Kecamatan Kuanfatu, Ohad A. Lopo sesalkan perbuatan kepala sekolah SD Yaswari Fatusahan, kecamatan Kuanfatu dengan inisial, YN yang mencoreng nama baik KORPS PGRI.
“Tentunya sebagai Ketua, kami menyesali perbuatan dan tindakan yang tidak terpuji itu, kerena perbuatan kepsek yang merupakan Anggota PGRI tentunya mencoreng nama baik korps PGRI, dan tentunya sudah di bawa ke rana hukum yang berkepentingan untuk menyelesaikan keadilannya,” kata Ohad ketika dikonfirmasi media ini pada  sabtu ( 17 Desember 2022 ) melalui pesan Watshapp.

Ohad juga menyampaikan kepada seluruh anggota agar tetap menjaga nama baik PGRI.
“seluruh Anggota PGRI Agar waspada terhadap hal-hal yang mencoreng nama baik PGRI terlebih perbuatan atau sikap Amoral harus di hindari. Dan juga ke depan PGRI harus di depan sebagai Pemberi Teladan, karna “Motto PGRI Kuanfatu NBI MATAT TFANI HETA,TBI KOTIT AT MAFENEKAN.jelasnya

Baca juga : Gegara Uang Lima Puluh Ribu, Kepsek SD Yaswari Fatusahan Dipolisikan

Untuk diketahui, sesuai informasi yang dihimpun media ini, berkas kepsek SD Yaswari Fatusahan sudah di limpahkan ke Polres TTS.

diberitakan sebelumnya : Kepala sekolah SD Yaswari Fatusahan Kecamatan Kuanfatu Kabupaten Timor Tengah Selatan, YT diadukan ke Polsek Kuanfatu karena melakukan  penganiayaan terhadap seorang warga kuanfatu.

YT diadukan ke Polsek Kuanfatu Dengan nomor laporan  : LP / 26 / XII / 2022 / Polsek Kuanfatu. Oleh (MN)  pada tanggal, 10 Desember 2022. Kronologi kasus sesuai Laporan Polisi (LP) yang dihimpun media ini bahwa, Kasus ini bermula saat sekira jam 8 malam, YT datang menghampiri rumah MN, lalu berulang – ulang  kali mengetuk  pintu rumah MN.sehingga pada saat itu  MN langsung membukakan pintu rumah nya. Namun saat MN membukakan pintu, Pelaku YT kepala sekolah itu langsung memberikan uang lima puluh ribu rupiah. “Pas saya buka pintu dia langsung kasih uang 50 ribu, jadi saya tanya ini uang untuk apa, dia YT kepsek langsung bilang mau main”.kata MN.

Kata ” Main ” yang dikatakan pelaku, YT itu belum jelas tujuan nya. namun di duga kata itu sebagai kata ajakan bersetubuh dengan korban MN. sehingga lebih mirisnya lagi, saat korban bertanya uang Rp. 50 ribu itu untuk apa, pelaku YT Kepala sekolah langsung mencekik leher korban MN hingga korban mengalami luka lecet dan mengeluarkan darah akibat dari cekikan pelaku dan terkena kuku nya. sehingga pada saat itu juga korban MN langsung menuju ke Polsek Kuanfatu untuk melaporkan hal tersebut, dan juga untuk mendapatkan visum dokter, atas luka yang di alaminya.

saat mendapatkan informasi tersebut, wartawan langsung menghubungi pihak kepolisian untuk memastikan,saat itu juga melalui sambungan telefon Kanit Reskrim kuanfatu membenarkan hal tersebut bahwa, pada tanggal, 10 Desember 2022 pihaknya menerima laporan dari korban sendiri dan berjanji akan menindak lanjuti laporan tersebut.

sedangkan dikonfrimasi terpisah lagi, melalui sambungan telefon guna memastikan hal tersebut, korban MN pun menjelaskan sedikit kronologi kejadian sesuai LP yang di buatnya. sedangkan di konfirmasi lagi apabila pelaku melakukan pendekatan untuk di urus secara baik, korban juga dengan nada cukup keras kepada wartawan mengatakan, ” tidak bisa kaka saya tidak mau untuk berdamai, saya mau lanjut terus kasus ini” Ujar MN.

Penulis : Ardi Selan
Editor    : Rhey Natonis

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar