Ketua IMAN Kupang Desak Bawaslu TTS Proses Pelaku Pengrusakan Baliho Caleg

halaman8.com – Soe- TTS – Politik

Picsart 23 12 30 19 22 07 412

Yungker Selan, Ketua Ikatan Mahasiswa Amanatun (IMAN) Kupang, menyerukan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) TTS untuk mempercepat proses hukum terhadap pelaku pengrusakan baliho Caleg DPRD Provinsi NTT, Alexander Tamonob,SH.

Pada pertemuan dengan wartawan di Pasar Oinlasi, kecamatan Amanatun Selatan, Yungker menyampaikan pernyataannya terkait tindakan yang melibatkan pelaku dengan inisial I.F CS. Pelaku tersebut diduga melakukan pengrusakan pada baliho Caleg DPRD Provinsi NTT dari Partai PKB, Alexander Tamonob, SH.

Yungker menegaskan bahwa pelaku harus ditindak dan diproses secara hukum karena perbuatannya dinilai sebagai tindakan yang merusak demokrasi. “Kami menyoroti tindakan ini sebagai serangan terhadap demokrasi yang harus mendapat respons hukum yang tegas,” ujar Yungker.

Pihaknya melalui media ini menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut dan berharap Bawaslu TTS segera bertindak dalam mengusut kasus ini secara transparan dan adil.

Tindakan pengrusakan terhadap materi kampanye ini dianggap oleh Yungker sebagai serangan terhadap proses demokrasi yang sedang berjalan menjelang pemilihan. “Kami menekankan pentingnya menjaga proses demokrasi yang damai dan adil dalam menghadapi pemilihan,” tambahnya.

Picsart 24 01 04 22 51 29 623
Ketua Ikatan Mahasiswa Amanatun ( IMAN ) Kupang,Yungker SelanĀ 

Diberitakan Sebelumnya : 3 Januari 2024 Koordinator Gakkumdu dari unsur Bawaslu Timor Tengah Selatan (TTS), Ridwan Tapatfeto, S.H, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang menangani dua laporan terkait pengrusakan baliho. Dua laporan ini menjadi fokus utama dalam proses klarifikasi yang tengah berlangsung.

Menurut Ridwan Tapatfeto, Bawaslu TTS baru menerima dua laporan terkait pengrusakan baliho. Salah satunya adalah terkait pengrusakan baliho milik Caleg Kundrat, yang akan segera mengalami proses klarifikasi dalam 14 hari mendatang. Sementara laporan terkait pengrusakan baliho milik Alexander Tamonob, S.H, calon DPRD Provinsi NTT dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), nomor urut 2, masih dalam tahap pengkajian oleh tim Bawaslu.

“Pertemuan Gakkumdu hari ini membahas laporan dugaan pengrusakan baliho di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Untuk saat ini, kita baru membahas laporan pertama yang sudah diregistrasi dan diplenokan di Bawaslu,” ungkap Ridwan.

Ridwan juga menjelaskan proses lanjutan yang melibatkan pemanggilan pelapor, saksi, dan terduga pelaku untuk klarifikasi. “Setelah registrasi, kita butuh waktu dua sampai tujuh hari untuk melakukan pemanggilan terhadap pelapor dan para saksi. Setelah itu, baru kita panggil terduga pelaku untuk melakukan klarifikasi,” terangnya.

Dalam konteks penanganan kasus, Bawaslu memberikan batas waktu 14 hari untuk proses pemberkasan di Kepolisian. Ridwan menegaskan komitmen Bawaslu untuk mengawal proses hingga selesai, terlebih jika dua kasus tersebut berlanjut ke proses selanjutnya.

“Dalam proses pengawalan ini, kami Bawaslu akan tetap melakukan pengawalan hingga tuntas,” tandas Ridwan.

Pengrusakan baliho menjadi perhatian serius bagi Bawaslu TTS, dan mereka berkomitmen untuk menyelesaikan kasus tersebut dengan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar