Kehadiran YKMB Bersama Paltform Kitbisa dan Cimb Niaga Diapresiasi Pemdes Falas

HALAMAN8. COM – SOE – TTS

Yayasan Kita Mitra Berbagi (YKMB) yang bekerjasama dengan platform Kitabisa dan Cimb Niaga mendapatkan apresiasi dari pemerintah desa Falas ,kecamatan Kie, kabupaten Timor Tengah Selatan. atas penyaluran paket Nutrisi kepada 15 bayi dan balita di desa Falas.

 

“atas nama pemerintah desa Falas, kami mengucapkan terimakasih kepada YKMB dan platform kitabisa dan Cimb Niaga yang sudah berkunjung ke desa kami untuk melayani anak-anak stunting yang berada di desa Falas.

kami sangat mengapresiasi kehadiran yayasan KMB yang telah berupaya untuk mendatangakan bantuan dari orang-orang baik sehingga masyarakat yang berada di pedalaman pun tersentuh”.ujar Yorim Asbanu selaku kaur Desa Falas.

 

Masih Yorim saat diwawancarai halaman8.com pihaknya menjelaskan, baru pertama kali pemerintah desa Falas menerima bantuan dari Yayasan Kita Mitra Berbagi ( YKMB) untuk anak-anak stunting, sehingga selaku pemerintah desa, sangat berharap apabila ke depan nya masih ada berkat yang lebih dari orang – orang baik, melalui platform kitabisa dan Cimb Niaga bisa kembali lagi untuk memperhatikan mereka di Desa Falas. karena selama ini juga ada perhatian dari pemerintah desa Namun,akan jauh lebih bagus lagi jikalau ada campur tangan dari orang-orang baik melalui yayasan kita kitra berbagi untuk menyelamatka anak-anak bangsa dan bisa terhindar dari stunting.

 

Senada dikatakan Tenaga Kesehatan Desa Falas ( TKD) Erly Selan bahwa, kehadiran Yayasan Kita Mitra Berbagi di Desa Falas itu sangat menguntungkan masyarakat. oleh karena itu Ia juga berharap agar suatu saat nanti Yayasan ini bisa kembali untuk memperhatikan anak-anak stunting di Desa Falas dan kalau bisa untuk ibu-ibu hamil juga . karena di desa Falas sendiri dikatakan Erly bahwa kebanyakan perempuan yang hamil muda sehingga kalau anak diperhatikan sejak dalam kandungan maka angka stunting tidak akan meningkat. “salah satu penyebab terjadinya stunting adalah perempuan yang hamil muda”.Uajr Erly selaku TKD di desa desa Falas.

 

Untuk diketahui Penyaluran yang dilakukan pada kamis 2 Maret 2023 itu, sebagai tindak lanjut dari hari sebelumnya yang dilakukan di Desa Oenai dan desa Boti kecamatan Ki’e. dan dihadiri langsung oleh Pembina Yayasan KMB,Marthen Natonis,S.Hut.,M.Si ,ketua bidang hukung dan Advokasi, Nikodemus Asbanu,SH beserta sejumlah crew yayasan KMB.

 

Dijelaskan ketua bidang hukum dan advokasi yayasan KMB, Nikodemus Asbanu,SH bahwa, Gizi buruk terutama bagi balita menjadi salah satu masalah kesehatan yang masih dapat ditemui di Indonesia terutama pada keluarga dengan tingkat ekonomi yang rendah. Kekurangan gizi dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasan anak. Pandemi COVID 19 juga telah berdampak pada kesulitan ekonomi sebagian masyarakat yang berimbas pada kebutuhan asupan gizi bagi anak. Berdasarkan data Badan Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations International Children’s Fund (Unicef), dikatakan Marthen bahwa setidaknya 2 juta anak Indonesia menderita gizi buruk. Bahkan, lebih dari 7 juta anak di bawah usia lima tahun (Balita) mengalami stunting di Indonesia. Sehingga Menyadari pentingnya pemenuhan nutrisi bagi anak. “kami bekerjasama dengan platform KitaBisa dan Cimb Niaga untuk memperhatikan anak -anak agar bisa terhindar dari stunting. (Rey)

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar