Kaur Umum Desa Nakfunu Diduga Gerogoti Uang BLT

Foto istimewa// Kaur Umum Desa Nakfunu// Charles Feka

halaman8.com,SoE,TTS

Charles Feka salah satu Kaur Umu Desa Nakfunu, kecamatan Amanuban Tengah,kabupaten Timor Tengah Selatan Diduga Gerogoti Uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) salah satu penerima manfaat atas nama Pace Mauboi.

hal ini diutarakan Istri dari Pace mauboi ketika menemui Wartawan pada 28/06/2022 pukul 14 : 00 di perempatan Gunung Mas Soe Timor Tengah Selatan, pihaknya menjelaskan bahwa,selama 3 tahap berturut-turut mereka menerima bantuan BLT tetapi dalam tahun ini nama mereka di hilangkan.
kami sudah terima BLT sudah 3 kali tapi kenapa masuk tahun 2022 ini kaget kami PU nama hilang”ujar Istri Pace

senada dikatakan Pace Mauboi  yang juga mengakui menerima undangan untuk mendapatkan bantuan BLT tapi ketika yang bersangkutan hadir di kantor desa untuk mengantri pembayaran hingga sampai selesai pembayaran namanya tidak di panggil sehingga juga.

Sehingga Pace pun langsung menanyakan kepada Kaur umum tapi tidak memberikan penjelasan yang jelas sehingga Pace langsung mendatangi kantor camat untuk menanyakan hal tersebut tapi tidak juga mendapatkan jawaban yang pasti juga.
“dong su kasih undangan untuk ikut ambil bantuan BLT tapi kami sampai di kantor desa dari mulai sampai selesai tidak di panggil, jadi beta (saya) langsung tanya kaur tapi tidak kasih penjelasan, beta (saya) langsung datang di kantor tapi sampai kantor camat juga sonde (tidak) ketemu  camat, malahan ada pegawai yang suru untuk ketemu pendamping desa” Jelas Mauboy

Usai bertemu wartawan langsung mengkonfirmasi hal tersebut kepada Charles feka selaku kaur umum Desa Nakfunu,melalui sambungan telefon,pihaknya mengakui bahwa saat itu ada kesalahan penginputan nomor urut.

Charles juga mengatakan saat itu memang ada kelebihan uang Rp.900.000,sehingga pihaknya menjelaskan kepada wartawan bahwa keesokan paginya penerima manfaat atas nama Pace Mauboy akan dipanggil ke kantor desa guna menerima uang tersebut.
“Memang Beta yang salah ketik nama kk , sebenarnya nomor 76 trus nomor 77 tapi Beta langsung nomor 78 makanya Beta cek kembali ternyata salah ketik nomor urut sehingga uang lebih Rp.900.000, ko kami juga bingung jadi besok kami akan panggil untuk bayar. Ujar Charles

Pace Mauboy sang penerima manfaat saat mendapatkan informasi tersebut langsung langsung mendatangi kantor desa guna menemui kaur dengan harapan akan dibayar, namun setibanya di kantor desa Pace tidak dibayar dengan alasan sang kaur bahwa ketika di entri ulang nama dan nik itu tanda merah, hal itulah yang membuat Pace bertanya-tanya kata tanda merah itu apa sebenarnya. saat itupun Pace langsung menghubungi wartawan untuk mengeluhkan hal tersebut.

Saat itu pula Wartawan langsung kembali menghubungi Kaur untuk mempertanyakan hal tersebut,malah Kaur Charles sendiri mengatakan bahwa belum dan diarahkan kembali untuk menghubungi kepala desa, karena kepala desa sebagai penguasa anggaran. ” belum kk jadi kk hubungi kepala desa saja karna beliau yang penguasa anggaran”.

Penulis : Ardi S
Sumber : halaman 8

 

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar