DPRD TTS Siap Kawal Sejumlah Pelamar PPPK Yang Tak Puas Dengan Hasil Akhir

HALAMAN8.COM – TTS – SOE

DPRD TTS Melalui ketua DPRD TTS, Marcu Buana Mba’u, SE dan wakil ketua DPRD TTS, Relygius L. Usfunan,SH berjanji akan siap mengawal sejumlah pelamar PPPK yang telah mengadu ke DPRD TTS atas ketidakpuasan hasil akhir yang di raih.

Demikian dikatakan ketua DPRD TTS, Marcu Mba’u kepada halaman8.com mengatakan, akan mengawal persoalan ini hingga selesai. “kalau mereka sudah mengadu ke sini, yang pasti kita siap kawal sampai selesai” Ujar ketua.

sedangkan wakil ketua DPRD TTS, Relygius L. Usfunan meminta kepada BKPSDMD agar keputusan akhir itu harus di umumkan sesuai dengan aturan yang sudah termuat pada surat Keputusan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi republik indonesia nomor 968 tahun 2022 tentang mekanisme seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja untuk pejabat fungsional tenaga kesehatan pada bagian 15 poin B dan c

Diberitakan sebelumnya : Rabu ( 4 Januari 2022 ), sejumlah pelamar PPPK pada 14-16 Desember 2022 yang lalu mengadu ke DPRD TTS karena merasa tidak puas dengan hasil yang di dapatkan.

Seperti dikisahkan, Maria Naak salah satu pelamar asal puskesmas Salbait yang bekerja sudah 3 tahun mengatakan bahwa, total yang melamar pada puskesmas Salbait ada 49 orang dan pada akhirnya sesuai kebutuhan hanya satu orang saja yang lolos. namun Maria merasa itu tidak adil karena, orang yang lolos itu mendapatkan nilai afirmasi 15 persen dan hal ituĀ  dinilai tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Dimana pada Keputusan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi republik indonesia nomor 968 tahun 2022 tentang mekanisme seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja untuk pejabat fungsional tenaga kesehatan pada bagian 15 poin B dan c yang berbunyi : (b) pelamar yang melamar pada fasilitas pelayanan kesehatan dengan kriteria terpencil dan sangat terpencil sesuai Keputusan Menteri Kesehatan mendapat tambahan nilai sebesar 35% (tiga puluh lima persen) dari nilai paling tinggi kompetensi teknis yaitu sebesar 158 (seratus lima puluh delapan):

(c) pelamar yang berusia 35 (tiga puluh lima) tahun ke atas pada saat mendaftar dan memiliki masa kerja paling singkat 3 (tiga) tahun secara terus menerus serta melamar di fasilitas kesehatan tempat bekerja saat ini sebagai nonapatur sipil negara, mendapat tambahan nilai sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari nilai paling tinggi kompetensi teknis yaitu sebesar 113 (seratus tiga belas);

“Saya merasa nilai paling tinggi di antara kami 9 orang pelamar karena kalau mau ambil nilai afirmasi sebesar 15 persen saya punya paling tinggi, karna saya bekerja sudah 3 tahun lebih, tapi saya tidak dapat afirmasi. Malah yang dapat itu orang yang tidak bekerja di situ, jadi saya anggap itu melanggar dan tidak sesuai dengan aturan yang ada” ujarnya

Lanjutnya bahwa, “total nilai saya tanpa afirmasi 493 ,jadi kalau saya dapat afirmasi mestinya saya yang lolos karena kalau nilai saya tamba 15 persen itu saya bisa mencapai 661.dan kalau yang lolos dengan 661 mestinya saya yang lolos” Cetusnya.

Sedangkan hal yang sama juga di alami beberapa teman lain nya. oleh karena itu wakil ketua DPRD TTS, Relygius L. Usfunan, SH meminta harus ada klarifikasi dari BKPSDMD kabupaten TTS terkait hal tersebut. Ia juga berharap agar kalau bisa hasil akhir itu bisa diumumkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“kita berharap agar kalau bisa hasilnya di umumkan sesuai aturan yang ada karena semua anak-anak yang ikut tes itu adalah anak daerah semua. dan sebenarnya sesuai aturan itu sudah benar” Jelas Waket.

Ditempat yang sama, kepala BKPSDMD, Musa Benu dalam kesempatannya membenarkan hal tersebut bahwa, benar hal tersebut terjadi. dan untuk saat ini dinas masih dalam rekapan dan juga BKPSDMD sendiri sudah memilikiĀ  catatan 36 orang yang harus diperbaiki. dan akan di tandatangani oleh sekda TTS untuk mengirimkan kembali ke Menpan RB untuk memverifikasi ulang data tersebut.

Para pelamar di terima langsung oleh ketua DPRD TTS, Marcu Buana Mbau,SE, wakil ketua DPRD TTS, Relygius L. Usfunan, SH, kepala BKPSDMD, Musa Benu bersama 2 orang jajaran nya. (Rey)

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar