Dinas PK Provinsi NTT Seminarkan Hasil Kajian Ume Kbubu

halaman8.com – SoE – TTS

Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) dan Dinas PK Kabupaten TTS bersama Dr.Yermia Djefri Manafe,S.Sos.,M.Si melakukan seminar pengkajian Warisan Budaya Takbenda ( WBTB ) Ume Kbubu atau Rumah Bulat kabupaten Timor Tengah Selatan.

Kegiatan berlangsung di aula wisma rodapidati Soe Kabupaten TTS pada Jumat ( 3 November 2023 ) dan dihadiri oleh 50 peserta yang terbagi dari beberapa stakeholder yaitu,Perwakilan Dinas PK Provinsi NTT, Kabid Kebudayaan Dinas PK Kabupaten TTS bersama sejumlah staf,  Bagian Hukum Setda TTS, Tim Ahli Cagar Budaya, Narasumber Lokal, Budayawan / Toko Masyarakat dan sejumlah guru-guru sejarah.

Kegiatan Dibuka Langsung oleh ,kepala dinas PK Kabupaten Timor Tengah Selatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas PK Kabupaten Timor Tengah Selatan , Okran Betty. 

Kabid dalam sambutaanya juga menyampaiakan maksud dan tujuan terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini dibuat untuk Dapat mempertanggungjawabkan hasil Kajian kepada masyarakat Timor Tengah Selatan,memenuhi syarat penulisan dan penyusunan sebuah naskah kajian, Menambah literatur warisan budaya di Nusa Tenggara Timur, Menghasilkan kajian gana dokumen wajib dalam pengusulan Ume Kbubu sebagai Warisan. Budaya Takbenda Tingkat Nasional Tahun 2024.

Selain itu Bety juga dalam kegiatan tersebut langsung menjadi moderator pada saat Dr.Yermia Djefri Manafe menyampaiakan kajian nya terhadap 50 peserta.

Sedangkan Retno Lobo selaku Staf Bidang Kebudayaan Dinas PK Provinsi NTT yang mewakili Kepala Bidang Kebudayaan Dinas PK Provinsi NTT dalam sambutannya menjelaskan bahwa terselenggaranya kegiatan tersebut juga berdasarkan Permendikbud RI No 106 tahun 2013 tentang warisan Budaya Takbenda. Selain itu juga pada Undang undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang menjelaskan tentang 4 upaya dalam usaha pemajuan.

Oleh karena itu, lanjut Retno bahwa pada tanggal 7 sampai 17 Juni lalu . Tim dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provin Nusa Tenggara Timur bersama Tenaga Ahli, Akademis dari Universitas Nusa Cendana Kupang Bapak Dr.Yermia Djefri Manafe, S.Sos M.Si dan Tim Dokumentasi telah melakukan Pengkajian dan dokumentasi Warisan Budaya Takbenda Ume Kbubu di Kabupaten Timor Tengah Selatan .Tujuannya adalah untuk mendapatkan data yang akurat bagi sebuah buku Kajian. Baku kajian dan Video Dokumenter tersebut akan diikutsertakan sebagai dokumen wajib dalam pengusulan ume Kbubu sebagai Warisan Budaya Takbenda Tingkat Nasional Tahun 2024 nanti . Tindak lanjut dan Kajian ini adalah dilakukan Seminar ilmiah guna mempertanggungjawabkan kajian tersebut.

Mengingat Seminar merupakan syarat menghasilkan suatu buku kajian yang berkualitas dan berstandar Nasional, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam Tahun Anggara 2023 memprogramkan kegiatan seminar Kajian Warisan Budaya Takbenda Ume Kbubu di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Pantauan wartawan , Kajian tersebut juga disampaikan langsung oleh Dr. Yeremia Manafe mendapatkan banyak apresiasi dari sejumlah tokoh dan peserta. Sebagaimana dikatakan seorang budayawan lokal bahwa, ” ini kami mengapresiasi secara khusus untuk Dr.Yermia karena walaupun bukan orang TTS ,Tapi mau mengkaji tentang Ume Kbubu.ini menurut kami sangat luar biasa. Namun adapun beberapa hal yang mungkin saja perlu diperbaiki dan ditambahkan sehingga kajian tersebut bisa menjadi sempurna “,Jelasnya.

Namun karena dari para budayawan yang hadir mewakili 3 swapraja Kabupaten Timor Tengah Selatan yakni Amanatun,Amanuban dan Mollo. Dr. Yermia Meminta kepada para budayawan untuk sama-sama melakukan pengkajian dan masukan. Lebih menariknya lagi Dr.Yermia juga langsung menawarkan para Budayawan dan Narasumber dari 3 swapraja untuk dimasukan sebagai penulis dalam buku tersebut.

” akan lebih bagus lagi ketika bapak mama yang lebih mengerti soal budaya ,arti, ume Kbubu bersama saya untuk kita sama-sama menulis buku tersebut” ,Jelas Dr.Yermia.

Untuk diketahui, Ume Kbubu ada rumah tradisional yang melibatkan pemahaman tentang nilai ,makna dan arti penting dalam konteks budaya ” Atoni Meto ” .Ume Kbubu juga merupakan bagian penting warisan budaya,yang mencerminkan cara hidup, kepercayaan, pengetahuan arsitektur, ketrampilan membangun dan hubungan sosial yang diwariskan secara turun-temurun.

Ume Kbubu juga tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, serta menyimpan dan memelihara pengetahuan budaya yang diwarisi dari nenek moyang. Tetapi ume Kbubu juga mencerminkan hubungan Atoni Meto dengan lingkungan alam dan menunjukkan kearifan lokal dalam pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.( Rey)

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar