Bupati TTS Tutup Pertandingan Bola Kaki Dynamite Family CUP Satu

SoE,halaman8.com

Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Pieter Tahun,ST.,MM hadir untuk menutup pertandingan bola kaki antar SMA-SMK se-kabupaten TTS yang telah berjalan selama kurang lebih satu minggu.

Kegiatan ini berlangsung pada hari ini kamis,(2 Juni 2022) di lapangan umum pekuburan Nunumeu, desa Oinlasi, kecamatan Mollo Selatan.dan dihadiri oleh Bupati TTS bersama beberapa pimpinan OPD,kepala Desa Oinlasi Musa Mella,ketua umum Dynamite Family,bersama beberapa kepala sekolah.

Pantauan wartawan sebelum upacara penutupan, panitia penyelenggara melangsungkan 1 pertandingan untuk mencari juara satu dan juara dua oleh SMA Negeri 1 SoE A VS SMA Kristen 1 SoE,pertandingan ini diramaikan dengan kurang lebih 1000 orang penonton selama 90 menit, babak pertama skor masih 0:0, setelah memasuki babak kedua terhitung 5 menit, pemain dengan nomor punggung 8 yang juga kapten Tim SMA N 1 A mencetak 1 gol,sehingga pada babak kedua skor berubah menjadi 1:0 hingga selesainya pertandingan dan dimenangkan oleh SMA N 1 SoE A.

Untuk diketahui Dynamite Family Cup 1 ini dimeriahkan langsung oleh 12 SMA-SMK se-TTS dan 4 sekolah yang memperoleh juara yakni:Juara 4 Dimenangkan Oleh SMA N Kapan dan membawa pulang hadiah beruap uang sebesar Rp.1 juta dan juga piala,Juara 3 dimenangkan oleh SMK N 2 SoE dan membawa pulang uang 2 Juta dan piala,juara 3 dimenangkan oleh SMA Kristen 1 SoE dan membawa pulang uang sebesar 3 juta dan piala, sementara itu Juara 1 dimenangkan oleh SMA N 1 SoE A, dengan membawa pulang uang sebesar 4 juta, Piala Bergilir dan 18 orang pemain bersama 1 pelatih dan 1 official dibekali penghargaan berupa sertifikat.

Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Pieter Tahun,ST., MM dalam sambutannya mengapresiasi panitia penyelenggara Dynamite Family Cup 1 yang telah berupaya membutakan pertandingan ini.
Bupati juga berpesan kepada 4 kepala sekolah yang telah menjuarai pertandingan tersebut agar hadiah yang diberikan oleh panitia itu adalah hak siswa,selain itu ia juga berpesan kepada siswa yang untuk tidak menyala-gunakan hadiah yang sudah diberikan panitia.

Diwawancarai terpisah Bupati Epy berharap agar pertandingan ini terus berlanjut untuk mencarikan bibit-bibit dari kabupaten TTS dan akan didukung penuh oleh Pemda TTS apalagi kegiatan-kegiatan anak mudah,
“Kita berharap agar pertandingan ini terus berlanjut, apapun kegiatan yang dilakukan anak muda, kita pemerintah dukung penuh sehingga kalau bisa pertandingan ini dibuat sampai pada hari ulang tahun kota SoE yang ke 101.

Sedangkan Ketua Panitia Kornelis Lambo saat diwawancarai wartawan pihaknya juga menjelaskan bahwa pertandingan ini untuk mencari pemain-pemain terbaik oleh karena itu pihaknya juga mengharapkan dukungan dari semua pihak terutama Pemda TTS. karena Dynamite Family Cup 2 sudah direncanakan kemungkinan besar akan dilangsungkan pada bulan september, yang direncanakan juga untuk open turnamen.

Saat yang sama Pelatih SMA N 1 SoE Yunus Saekoko kepada wartawan, pihaknya menjelaskan bahwa selaku pelatih Ia sangat bangga karena ada 18 pemain yang dibawa untuk bertanding itu dilatih selama 3 bulan berlangsung,selai itu para pemain juga diseleksi.
“Sebagai pelatih saya merasa puas karena anak-anak bisa bermain sesuai apa yg diharapkan,karena memang tujuan kita datang ke sini untuk juara” Ujar Yunus

Lanjutnya bahwa, Ia juga merasa momen ini sangat penting untuk anak-anak bisa dijadikan dalam pengembangan diri selain akademik akan juga harus ada ketrampilan dan Ini sangat bermanfaat pada waktu-waktu yang akan datang.

Masih disaat yang sama Herman Tunliu mewakili wasit yang memimpin selalu pertandingan pihaknya menjelaskan bahwa,memang biasanya pertandingan dimana saja pasti banyak kritikan dari penonton dan berbagai pihak, tetapi Ia menganggap itu hal biasa dalam pertandingan.

Dijelaskan Herma bahwa di dalam pertandingan itu kita harus sabar apalagi kondisi lapangan yang kurang baik yang selalu mengakibatkan kecelakaan antar pemain, tentu saja itu hal biasa. Oleh karena itu pihaknya juga berharap agar pemerintah daerah juga harus memperhatikan wasit-wasit yang ada di TTS untuk mendapatkan Lisensi.
Penulis : Rhey Natonis
Editor : Redaksi halaman8.com

kunjungi tik tok media halaman8

Komentar